Stasiun Kutoarjo
- Written by Administrator http://edansepur.org
- Hits: 1049

CC20159 at Stasiun Kutoarjo

CC20159 at Stasiun Kutoarjo
Stasiun Kutoarjo merupakan stasiun besar yang terletak di Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah. Berdiri sejak tahun 1887 bersamaan dengan dibukanya jalur Kutoarjo-Purworejo, stasiun dengan ketinggian +16 m ini merupakan tapal batas antara Daerah Operasi V Purwokerto dengan Daerah operasi VI Yogyakarta. Walaupun secara jarak dan waktu stasiun ini lebih dekat dengan Yogyakarta, namun kepengelolaan stasiun ini masuk dalam wilayah Daerah Operasi V Purwokerto. Kode untuk Stasiun Kutoarjo adalah KTA. Stasiun ini juga merupakan percabangan jalur KA. Jika kita berjalan ke arah timur, kita akan menemui jalur KA yang berpisah. Arah timur ke kanan merupakan jalur double track menuju Yogya-Solo-Surabaya dengan sedangkan arah timur ke kanan merupakan jalur single track menuju Stasiun Purworejo.
Kesibukan stasiun ini terlihat saat pagi dan sore hari, dimana KA-KA dari arah barat dan timur datang dan berangkat menaikkan dan menurunkan penumpangnya. Stasiun Kutoarjo melayani pemberangkatan lima kereta api menuju Jakarta dan Bandung serta kereta komuter tujuan Yogya, dan Solo. Untuk KA tujuan Jakarta tersedia KA Sawunggalih Utama (pagi dan malam), KA Kutojaya Ekonomi, dan Ekonomi AC Bogowonto. Untuk tujuan Bandung (Kiaracondong) dilayani oleh KA Sawunggalih Selatan atau lebih dikenal sebagai KA Kutojaya Selatan. Sementara untuk ke arah timur (Yogya-Solo) dilayani KRD Prambanan Ekspres (Prameks) yang telah resmi beroperasi sejak 2007. Tak hanya itu, beberapa KA lainnya juga berhenti di stasiun ini seperti KA Argo Wilis, Turangga, Lodaya, Mutiara Selatan, Taksaka II, Fajar Utama Yogya, Malabar, Gajah Wong, dan semua KA kelas ekonomi yang melintas stasiun ini seperti KA Pasundan, Kahuripan, Bengawan, Progo, Logawa, dan lain-lain.
Stasiun ini memiliki Dipo Lokomotif dan Dipo Kereta. Dipo Lokomotif KTA berstatus sub-dipo dimana segala aktivitas di sub-dipo ini dibawah pengawasan Dipo Induk PWT. Dipo KTA memiliki 2 koleksi lokomotif BB 300, yaitu BB 300 06 dan BB 300 16, namun sayang sejak tahun 16 November 2010 kedua lok ini tak lagi beroperasi karena peraturan pusat PT. KAI. Hal ini otomatis membuat operasional KA Feeder Kutoarjo-Purworejo juga terhenti. Selain memiliki koleksi lok BB 301, dipo ini juga melayani lokomotif-lokomotif tamu milik Dipo Induk PWT yang bertugas menarik KA Sawunggalih Utama, Kutojaya Utara dan Selatan, maupun Bogowonto. Untuk dipo kereta, sejak akhir Juli 2011 stasiun ini resmi memiliki dipo kereta sendiri. Hal ini dapat kita lihat dari kode KA Sawunggalih, Kutojaya, dan Bogowonto yang sebelumnya berkode PWT saat ini berkode KTA. Alasan Stasiun Kutoarjo memliki dipo kereta yaitu karena jarak antara Kutoarjo dengan Purworejo relative jauh sehingga jika ada kerusakan pada kereta-kereta PWT harus dibawa ke Purwokerto terlebih dahulu. Untuk itulah maka perlu adanya Dipo Kereta KTA sebagai tempat perawatan sebagian kereta-kereta Daop V PWT.
Stasiun Kutoarjo merupakan penyumbang terbesar dari pendapatan KA Penumpang untuk Daop V Purwkerto. Hal ini terbukti dari antusiasme masyarakatnya yang lebih memilih kereta api untuk bepergian ketimbang sarana transportasi lainnya. Okupansi KA Sawunggalih Utama dan Kutojaya Ekonomi tak pernah sepi walaupun sudah ada KA Bogowonto, begitu pun dengan KA Kutojaya Selatan. Bahkan pada musim lebaran 2011, Daop V PWT memberangkatkan 3 KA tambahan tujuan Kutoarjo (Sawunggalih Lebaran, Kutojaya Lebaran, dan Komunitas Selatan) sehingga total ada 8 KA. Okupansi KRD Prameks juga tak kalah menggembirakan. Kita bisa lihat di pagi dan sore hari dimana KRD Prameks padat penumpang. Hal ini dikarenakan banyaknya masyarakat dan pelajar yang pulang pergi Yogya-Kutoarjo atau Solo-Kutoarjo. Selain itu, banyaknya penumpang KA Kutojaya, Sawunggalih, dan Bogowonto yang ingin melanjutkan perjalanannya menuju Yogya-Solo juga membuat KA ini menjadi pilihan penumpang. Tak heran jika jalur KTA-YK-SLO masuk dalam “rute gemuk” PT. KAI yang kabarnya rute gemuk tersebut akan dijual kepada investor/swasta.
- Majalah KA edisi Juli 2008
- http://id.wikipedia.org/wiki/Stasiun_Kutoarjo
- http://awamur.multiply.com/photos/album/382/Akankah_Stasiun_Purworejo_Mati
Foto :
- -Arsip Pribadi Egief Del Haris
- -http://indonesiasketchers.blogspot.com/2010/02/stasiun-kutoarjo.html


Tidak ada komentar:
Posting Komentar